Home / Teknologi / Memaksimalkan Teknologi Digital Pada Masa Pandemi COVID-19

Memaksimalkan Teknologi Digital Pada Masa Pandemi COVID-19

Adaptasi Pada Masa Pandemi

Masyarakat di dunia harus mengubah gaya hidup untuk pencegahan tersebarnya Covid-19. Berkat pandemi ini kita perlu memaksimalkan penggunaan teknologi. Tidak banyak orang yang langsung bisa terbiasa dengan teknologi daring seperti zoom. Sekarang ini sekolah memakai aplikasi zoom demi kelancaran belajar mengajar. Jika kita tidak ingin merasa stress berada terus di dalam rumah kita memang sebaiknya menggunakan teknologi yang ada untuk melepas penat. Mereka mulai memanfaatkan kegunaan teknologi untuk hal yang positif.

Mengetahui hal ini, Armand Hartono, selaku Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia menjabarkan jika teknologi yang ada saat ini sudah cukup jadul. Akan tetapi roda kehidupan yang berputar belum mampu beradaptasi dengan ciptaan teknologi yang berkembang. Tapi, hal itu mulai berbeda sejak terjadinya PSBB selama masa pandemi Covid-19.

“Saya mengingatkan teknologi memang penting, hanya saja kalau barang bagus tapi tidak tahu cara memakai jadi percuma. Distrubsi seperti sekarang pasti ada, bahkan memaksa kita memanfaatkan kegunaan teknologi. Contoh nyata distrubsi ada pada pandemi,” ujarnya di acara Marketeers Hangout 2021, Jumat (26/2/2021).

Oleh sebab itulah, Armand pun mengatakan krisis bisa sebagai sarana manusia untuk menggunakan sesuatu dengan terpasa seperti yang sekarang ini kita alami.

Pemakaian Video Call

Dalam penjelasannya Armand mengutarakan salah satu hal yang sering terjadi selama ini adalah pemakaian video call untuk tatap muka dengan klien ataupun rapat penting. Dia sampai memanfaatkan teknologi video call untuk tetap bisa menyelesaikan salah satu tugas penting yang sedang dia kerjakan. Jika saja tidak ada video call di jaman sekarang, maka dia tidak akan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut di tengah pandemi Covid-19.

“Wacana penggunaan video konferensi sudah ada dari 10 tahun yang lalu. Tapi baru tahun inilah kami mendadak memakainya. Sudah lama saya berbicara pada nasabah, ayo kita komunikasi lewat video call, tapi mereka inginnya tetap bertemu. Yah, saya jadi terbang ke Jayapura selama 7 jam terus pulang lagi ke Jakarta. Nah, hari ini sih udah mulai ada yang mau lewat video call,” pungkasnya.

Walaupun begitu, menurut Armand peredaran teknologi pun mampu dikendalikan oleh masyarakat. Tergantung bagaimana menariknya teknologi tersebut, masyarakat bisa saja tiba-tiba banyak memakai itu. Hal ini sering terjadi jika kita sudah terbiasa memakainya sehari-hari.

“Memang ada beberapa hal yang kita bisa kendalikan, terlebih lagi jika itu dibikin sama komunitas. Kita jadi bisa memakai teknologi itu bersama secara terus menerus sampai jadi terbiasa begitu,” ujarnya.

Bahkan Armand menegaskan bahwa dengan adanya komunitas yang terbuat. Maka kita bisa semakin mudah menggunakan teknologi yang sebelumnya belum pernah kita pakai sama sekali. Tiap orang di dalamnya akan saling bahu membahu memberitahu cara penggunaannya sampai kita paham betul dengan sistem teknologi tersebut.

Pemakaian E-Commerce

Selain teknologi modern yang dipakai dalam video call, kita juga bisa memanfaatkannya pada bidang bisnis. Kita bisa menggunakan e-commerce yang ada secara bebas tanpa perlu takut ada potongan pajak. Penjualan barang melalui online bisa kita lakukan di berbagai sosial media, seperti facebook, twitter, dan instagram. Kita bisa menjajakan barang dagangan yang kita punya melalui akun sendiri ataupun dalam grup jual beli online.

Jika kita ingin membuka usaha online secara luas, bisa memulai dari membuat akun e-commerce seperti shopee, tokopedia dan blibli. Ketiga e-commerce tersebut sudah lama ada dan sangat terpercaya di Indonesia. Banyak orang sudah mulai beralih belanja malalui e-commerce itu, karena memberikan sejumlah ongkir gratis tiap pengirimannya. Bahkan kita tidak perlu takut harus bayar ongkir yang mahal jika memiliki voucher gratis ongkir. Tidak hanya menawarkan ongkir gratis saja, ada sistem Cost-on-Delivery di mana kita bisa membayar barang yang dibeli saat tiba di rumah.

Oleh sebab itulah, kita bisa memaksimalkan penggunaan bisnis online. Tanpa perlu susah menyewa tempat dagang, kita dapat berjualan secara gratis. Penyedia layanan e-commerce tidak memungut biaya sepeser pun bagi para seller. Berbeda jika kita kita ingin mempromosikan barang dagangan dengan iklan.

Related Post

COMMENTS

Post your reply
We'll never share your email with anyone else.
Subscribe to our newsletter